Jumat, 31 Desember 2010
Kenapa Pesilat Susah Sekali BERPRESTASI??
Prestasi Silat Sudah Sampai Mana???
Saya Bilang sudah Sampai Level Provinsi
sambil ketawa Sinis mereka Bilang
Provinsi Ma Sudah Maenan Kami...
Nasional Donk...!!!!
sedikit Dongkol Saya Berargumen
kalau Bela Diri Laen
Pertandingan Cuma
1.Antar Kawan Perguruan
2.Antar Kabupaten
3.Nasional
Fasenya Singkat Sekali..
Mudah Sekali Tuk Sampai ke Nasional.
kalau silat
1. harus Menyisihkan Kawan Di Ranting Perguruan.
2. Harus menyisihkan Atlit satu Perguruan Dalam satu Kabupaten
3. Harus Menyisihkan Atlit-atlit lain dalam satu Kabupaten ( Kurang Lebih dalam satu Kabupaten Kubu Raya ada Sekita 15 Perguruan yang harus di kalahkan)
4. Baru Bicara Tingkat Provinsi
5. Nasional
Kesimpulannya :
-Untuk jadi atlit mereka hanya perlu menonjol di ranting. kalau silat kita harus menonjol di ranting dan harus menonjol di perguruan tingkat Kabupaten. karena kita harus mengalahkan dulu Ranting -ranting laen untuk bisa jadi Atlit mewakili Perguruan untuk bertanding di Level kabupaten.
-Bela Diri Laen hanya mengalahkan Kawan-kawan seperguruan mereka dari ranting laenuntuk sampai di di level Provinsi.
tidak ada perguruan laen yang harus mereka kalahkan, bertanding dengan atlit laen yang punya karakter yang hampir sama akan lebih mudah, dari pada harus bertanding dengan 15 atlit yang punya karakter berbeda.
Sedangkan Pesilat harus Mengalahkan 14 Perguruan dengan karakter bertanding yang berbeda-beda Untuk Bisa tampil Di Provinsi( Luarrrr Biasaaa).
-Tampil di Provinsi Bela Diri Laen juga bertemu dengan Atlit dengan karakter yang sama, dengan Perguruan yang Sama.
Sedangkan Pesilat tidak bisa Di Baca lawan yang akan di hadapi dari perguruan mana dan punya karakter seperti apa...
Jadi Kawan Pesilat...
tetap Banggalah Kita meskipun Kita Cuma baru Bisa Berlaga Di Level Kabupaten.....
Apalagi Provinsi karena kita Pesilat Sudah Menyingkirkan Minimal 10 Perguruan.
Jaya terus Persilatan Indonesia....
Jumat, 24 Desember 2010
Mau Mudah Jadi PNS, Jadilah Atlet Berprestasi
Kepala Sekretariat KONI Sultra Hasrat di Kendari, Senin 11/1 mengatakan, pengangkatan atlet menjadi PNS melalui seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) tahun 2009.
Delapan atlet yang sukses mengangkat harkat dan martabat daerah dan bangsa di berbagai jenjang kompetisi tersebut yakni atlet :
dayung sebanyak lima orang,
kempo (satu orang) dan
pencak silat (dua orang).
Pedayung rowing putra Moch Ali Darta yang saat ini menjalani pelatnas program atlet andalan (PAL) adalah penyumbang dua medali emas bagi kontingen Sultra pada PON XVII 2008 di Kaltim.
Meskipun Hamratin, Muslihun, Multi dan Minawati tidak masuk pelatnas persiapan SEA Games 2011 di Jakarta namun mereka diangkat jadi PNS karena sudah beberapa kali menyumbangkan medali bagi daerah ini, kata sekretaris PODSI Sultra Arifin L Godo.
“Atlet yang diusulkan menjadi PNS adalah yang berprestasi dengan tolok ukur yang telah menjuarai beberapa kompetisi yang diikutinya. Itu sesuai dengan kriteria yang ditetapkan Kementrian Negara Pemuda dan Olahraga maupun pemerintah daerah setempat,” katanya.
Sebelum pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan tentang pengangkatan atlet berprestasi menjadi PNS, kata dia, Pemprov dan Pemkab se-Sultra sudah memprioritaskan atlet berprestasi untuk menjadi PNS, dan bagi mereka yang tidak menjadi PNS dibantu dengan modal usaha.
“Perhatian pemerintah terhadap atlet berprestasi bukan hanya diangkat jadi PNS, tetapi disediakan bonus Rp75 juta setiap medali emas, sehingga ada atlet dayung yang mengumpulkan bonus sampai Rp200 juta,” katanya.
Ia mengimbau atlet yang belum direkrut menjadi PNS agar bersabar karena tidak mungkin dilakukan sekaligus mengingat formasi PNS disesuaikan dengan tenaga keahlian/profesi yang dibutuhkan daerah.
Pelatih sepak takraw Sultra, Heriansyah mengharapkan pengangkatan PNS dan bonus dapat menjadi motivasi bagi atlet lapis kedua dan ketiga untuk memacu diri dalam berlatih.
“Pemerintah sudah membuktikan kepedulian terhadap masa depan atlet sehingga diharapkan atlet lebih serius lagi berlatih dan bertanding,” kata Heriansyah.
sumber: berita2
DAFTAR TEMPAT LATIHAN CUYUSIKA BP DI KUBURAYA
-MTSN 1 RASAU JAYA: Alamat .Jl.Bakti Rasau Jaya 3
-SMUN 1 RASAU JAYA: Alamat . Jl.Pendidikan Patok 4 Rasau Jaya I
-SDN 1 RASAU JAYA :Alamat . Jl.Pendidikan Rasau Jaya I
-SLTPN 2 RASAU JAYA : Alamat Jl.Pahlawan Rasau Jaya 2
2.Ranting Pinang Dalam :
-SLTP N 2 Kubu : Jl.Raya Pinang Dalam
3.Ranting Bayang Kari :
-SMAN Bayangkari : Jl.Adisucipto Sungai Raya
4.Ranting Sungai Asam.
-Komp.RSS : PT.DRM Sungai Asam.
5.Ranting Air Putih :
-SMA Muhamadiyah : Air Putih
DAFTAR PENDEKAR CUYUSIKA RANTING RASAU JAYA
sekaligus Guru dan Ketua Ranting Rasau Jaya : Bambang Sutrisno
1.Muji Haryanto
2.Edy Sumarsono
3.Hadirin
4.Suparjo
5.M.Amin.
6.Haryanto
7.Eka Mayreni
8.Eka Wahyuni
9.Anjelina
10.wahyu Hidayati
11.Jaka Afriandi
12.Sunarti
13.Joko Winarno
14.Cesilia
15.Natalia
16.Oyon
17.Boniati
18.Fijar
19.Dian
20.Eko
21.Sri yati
22.Mulyadi
23.Fauti Zannati
24.Dwi Endang S
25.Dewi
26.Mulyadi
27.Boy
28.Yono
29.Awang Satria Finandita
30.Agus Prawoto
31.Supran
32.Andri
33.Siti Nur'ainiyah
34.Siti Sulistiawati
35.Sigit Budi Purwanto
36.Khusnul Khotomah
37.Nova Dewi Astuti
38.Dwi Saputra
39.Hermawan
40.Tri Parwira Wanto
41.Kukuh Pangestu
42.Febri Setiawan(Tole)
43.Tania
44.Ika Agustina
45.Edy Sulistriono
46.Rahmad Romadhon
47.Misbakhul Munir
48.Gatot
49.Kuswari
50.Tio
51.Figi
52.Fiqi
53.Sholeh




